*STRATEGI SATU, MULTIPLE SUPPLIER*
Dimateri pertama, kami banyak menekankan tentang market centric, alias fokus ke pasar.
Di awal bisnis, hindari menggarap lebih daripada 1 niche market.
Kalau fokusnya ke market kesehatan, maka jangan garap market fashion. Apa hubungannya baju sama suplemen? Hehe 😆
Kenapa di awal mulai gak boleh garap bisnis lebih dari satu niche?
Jawabannya karena *PUSING!*
Bukannya berkembang, malah gak ada peningkatan, hehe. .
Anda boleh jual bermacam-macam produk, dengan syarat niche marketnya hanya satu.
Misal Anda garap market Muslim.
Di awal-awal Anda boleh jual busana muslim, misal kemeja koko atau gamis.
Ketika marketnya Membesar, Anda bisa jual makanan halal.
Sepintas antara gamis dan makanan tidak ada kaitannya.
Tapi jika kita lihat dari sudut pandang market centric, maka dua produk diatas cocok untuk 1 jenis pasar. .
Contoh lainnya misal Anda menggarap pasar ibu-ibu muda.
Produk yang di jual misal pakaian bayi.
Nah, coba tanyakan ke diri sendiri.
Apakah ibu-ibu muda hanya butuh pakaian untuk anaknya saja?
Tidak kan?
Di orang yang sama Anda bisa jual produk lainnya, seperti kebutuhan anaknya, atau bahkan kebutuhan ibunya.
Seperti itulah ilustrasi fokus ke satu pasar.
Dimateri pertama, kami banyak menekankan tentang market centric, alias fokus ke pasar.
Di awal bisnis, hindari menggarap lebih daripada 1 niche market.
Kalau fokusnya ke market kesehatan, maka jangan garap market fashion. Apa hubungannya baju sama suplemen? Hehe 😆
Kenapa di awal mulai gak boleh garap bisnis lebih dari satu niche?
Jawabannya karena *PUSING!*
Bukannya berkembang, malah gak ada peningkatan, hehe. .
Anda boleh jual bermacam-macam produk, dengan syarat niche marketnya hanya satu.
Misal Anda garap market Muslim.
Di awal-awal Anda boleh jual busana muslim, misal kemeja koko atau gamis.
Ketika marketnya Membesar, Anda bisa jual makanan halal.
Sepintas antara gamis dan makanan tidak ada kaitannya.
Tapi jika kita lihat dari sudut pandang market centric, maka dua produk diatas cocok untuk 1 jenis pasar. .
Contoh lainnya misal Anda menggarap pasar ibu-ibu muda.
Produk yang di jual misal pakaian bayi.
Nah, coba tanyakan ke diri sendiri.
Apakah ibu-ibu muda hanya butuh pakaian untuk anaknya saja?
Tidak kan?
Di orang yang sama Anda bisa jual produk lainnya, seperti kebutuhan anaknya, atau bahkan kebutuhan ibunya.
Seperti itulah ilustrasi fokus ke satu pasar.








No comments:
Post a Comment